logo

ESL One 2017 Champion: Digital Chaos

Juara kedua The International 2016, Digital Chaos, memulai tahun ini dengan sangat impresif dengan menjuarai salah satu tournament yang cukup bergengsi yaitu ESL One di Arena of Stars, Genting Resort, Malaysia.

Arena of Stars (AOS) merupakan bagian dari Genting Resort yang terletak pada pegunungan Titiwangsa, sekitar satu jam dari Kuala Lumpur menggunakan mobil. Dalam resort ini terdapat banyak objek yang bisa dikunjungi di antaranya: Hotel, Taman hiburan, kasino & Klub malam. Arena of Stars sendiri dapat menampung sampai 6.000 orang pengunjung.

ESL One kali ini dijalankan dengan format pertandingan double elimination. Empat tim dalam setiap group dengan single elimination bracket. Pertandingan Group dengan Sistem Best of One kemudian tahap penyisihan dengan dengan Best of Three dan Partai Final dengan Best of Five.
Pada awal turnamen DC di tempatkan di Grup B bersama Execration, Warriors Gaming Unity, dan tim yang mengalahkan mereka di TI16, Wings Gaming. Pertandingan pertama DC mengalahkan Execration dengan permainan yang agresif. Pertandingan kedua mempertemukan DC dengan Wings Gaming yang sebelumnya mengalahkan WG Unity.

ESL One 2017 Champion: Digital Chaos

Pertandingan kedua yang sangat di nantikan oleh para penonton karena mempertemukan kembali final TI16. Ini merupakan partai balas dendam untuk DC. Setelah tertinggal pada game pertama, DC membalikkan keadaan pada game kedua dan ketiga yang membuat mereka lolos ke fase berikutnya di semifinal.
Pada partai semifinal mempertemukan DC dengan Virtus Pro dari Group A. Pada partai ini DC yang telah on Fire mengalahkan VP dengan skor 2-0. Pada pertandingan lain mempertemukan dua tim dari Negeri Tiongkok, Wings Gaming dan NewBee yang berhasil dimenangkan oleh NewBee. Pertandingan berjalan cukup alot. Game pertama dimenagkan oleh Newbee yang kemudian di balas oleh Wings Gaming pada game kedua sehingga memaksa diadakannya game ketiga yang kemudian dimenangkan oleh NewBee membawa mereka bertemu dengan DC pada partai Final.

Partai final berlangsung sekitar lima jam dan membawa kedua tim ke puncak kelelahan. Game pertama dimenangkan oleh NewBee dengan skor 32-9. Sccc mendominasi pertandingan dengan 16/0/8 menggunakan Outworld Devourer (OD). Sccc bermain sangan indah tanpa mati satu kali pun. DC membalas pada game kedua dengan skor 28-26 dengan permainan tim yang sangat cantik, NewBee sendiri tetap mengandalkan Sccc sebagai carry utama.

Game ketiga berjalan cukup cepat yaitu 29 menit dan 54 detik, NewBee mendominasi DC dan mengakhiri game sebelum mereka mengetahui apa yang terjadi. Sccc kembali membawa tim mereka dengan skor 10/0/3 menggunakan Shadow Fiend. Game ini sendiri dimenangkan NewBee dengan 19-6 membuat keadaan menjadi 2-1. Pada Game keempat DC membalas dengan waktu yang sedikit lebih cepat yaitu 29 menit dan 10 detik. DC mengalahkan NewBee dengan skor 17-7. Kali ini Resolut1on mendominasi menggunakan slark dengan 9/0/2 dan mengungguli pemain lain dalam Kill, GPM dan Damage.

ESL One 2017 Champion: Digital Chaos

Game kelima dari Final ESL One pada awalnya cukup sengit. DC mendapat first blood di menit ke empat pada luna yang di kill oleh Centaur Warior tetapi dibalas dua menit berikutnya oleh Ogre Magi yang membunuh Mirana. Pada sisa pertandingan DC melesat sangat cepat hingga skor menjadi 31-11 dengan bertumpu pada Resolut1on yang menggunakan Lifestealer yang mendapat skor 12/0/8 dan membuat DC keluar sebagai juara dan berhak mengantongi cek sebesar $125.000 atau sebesar Rp. 1.625.000.000 dengan kurs 13.000.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *