logo

Optic Gaming Juara 2 Dituduh Memanfaatkan Bug, Alhasil Hadiahnya Pun Di Ambil Kembali Oleh ESL

Optic Gaming Juara 2 Dituduh Cheat, Alhasil Hadiahnya Pun Di Ambil Kembali Oleh ESL.

Optic gaming berhasil duduk di peringkat ke 2 Tournament Invitational PUBG di IEM Katowice, dimana ia mendapatkan hadiah uang tunai sebesar $ 12.000 USD. tetapi hadiah tersebut diambil kembali oleh ESL dan memutuskan bahwa salah satu anggota tim dari Optic Gaming yaitu Ian “Bahawaka” Crowe dituduh memanfaatkan bug dimana pemain bisa melihat pemain lain melalui dinding.

Berikut ini adalah cuplikan dimana saat Ian “Bahawaka” Crowe dituduh melakukan bug :

ESL dan Ian “Bahawaka” Crowe beradu argumen

Menurut ESL, divideo diatas kita dapat melihat bahwa ia melakukan dengan sangat cepat dan tampaknya memperlihatkan bahwa ada sudut yang berbeda dan peraturan ESL jelas ” Secara sengaja mengubah sudut karakter anda untuk melihat melalui tekstur atau objek adalah dilarang” Di Invitational dilarang menggunakan bug, glitches atau error yang disengaja. Hal tersebut dilarang keras dan dikenakan sanksi yang tegas.

Ian “Bahawaka” Crowe mengklaim pada Reddit bahwa dia tidak mencoba melakukan glitch, namun ia hanya mencoba berusaha mendengar apa yang sedang terjadi diluar. “We were playing with ear buds and noise canceling headphones on top. This leads to poor noise quality” tulisnya.

“saya hanya melompat ke sudut untuk sedekat mungkin dengar rotasi mobil mereka untuk mengetahui lokasi mereka bahkan jika anda memainkan pertandingan itu dan terbiasa dengan medan bukit seperti tu, pasti anda akan melakukan hal yang sama untuk mengetahui lokasi lawan” tulisnya juga di reddit.

tapi ESL mengatakan bahwa bug tersebut hanya bisa di lakukan jika mengikuti pola tertentu. Termasuk bergerak dengan cara tertentu tanpa senjata di tangan, ditunjukka disini oleh Scoom Of Team liquid. Ian “Bahawaka” Crowe meletakkan pistolnya sebelum melangkah ke dinding sehingga dia bisa melihat musuh.

Optic Gaming di diskualifikasi dan kehilangan semua point yang diperolehnya dalam game itu akibatnya, ia tergelincir dari posisi kedua ke posisi kelima dan tidak berhak mendapatkan Uang Tunai untuk juara 2.

tapi kalau menurut admin sih, bingung juga yah klo ada bug seperti itu, seharusnya ada 1 panitia yang berdiri dibelakang setiap Tim yang bertanding jika tidak ingin kesalah tersebut terjadi. karena bisa jadi itu adalah bug yang biasa dilakukan tetapi ternyata secara tidak sengaja ia lakukan tetapi tidak terjadi bug. khan itu bisa membuat persepsi yang berbeda.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *